Cara encode atau decode URL
- Pilih apakah ingin encode atau decode.
- Tentukan apakah itu parameter (nilai sebuah kolom) atau alamat lengkap.
- Ketik atau tempel teks: hasil langsung muncul.
- Salin hasilnya dan pakai di tautan, kode, atau kueri Anda.
Fungsi URL encode
Alamat web hanya menerima karakter tertentu. Spasi, huruf beraksen, dan simbol seperti & atau = diganti dengan % diikuti dua digit heksadesimal (misalnya, spasi menjadi %20). Ini disebut percent-encoding.
Jika Anda akan menaruh nilai di dalam parameter (?cari=…), pilih “Sebuah parameter”, yang juga meng-encode : / ? & dan =. Jika Anda sudah punya alamat lengkap dan hanya ingin meng-escape spasi atau huruf khusus, pilih “Alamat lengkap”.
Decode melakukan kebalikannya: mengubah %C3%B1 menjadi ñ dan %20 menjadi spasi, agar URL bisa dibaca sebagaimana ditulis.
Hal yang perlu diperhatikan
- Saat men-decode parameter, tanda + dibaca sebagai spasi, seperti pada formulir web.
- Jika teks memiliki % yang tidak diikuti dua digit heksadesimal, teks tidak bisa di-decode.
- Alat ini tidak memeriksa apakah alamatnya ada atau disusun dengan benar: hanya mengonversi karakter.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya parameter dan alamat lengkap?
Parameter meng-encode semua karakter khusus, termasuk : / ? & =. Alamat lengkap mempertahankan simbol itu karena merupakan bagian dari strukturnya.
Mengapa spasi menjadi %20?
Karena spasi tidak diizinkan di URL. 20 adalah kodenya dalam heksadesimal.
Apakah berfungsi dengan huruf khusus dan emoji?
Ya, di-encode dalam UTF-8, misalnya ñ menjadi %C3%B1.
Apakah teks saya dikirim ke server?
Tidak. Semuanya dilakukan di browser Anda dan teks tidak keluar dari perangkat.
Apakah gratis?
Ya, gratis, tanpa registrasi, dan langsung berjalan di browser.